Open Source Of Mind
http://sarden-kita.blogspot.com is a webblog having the character of Open Source Of Mind (non profit). " Open Source" within reason programs LINUX generally or other programs open source. Of course early elementary programs and developed openly(lessened/increasingly)--in certain level non meaning without copyrights--However we try to give the mind and have amend. Well guaranted is authenticity (Originaly Mind). Own of You. For all. Without"fine"word. Originaly Mind on this Webblog.
20110816
20110601
IZIN UJI TES DEKONSTRUKSI KE-THEIS-AN
IZIN UJI TES DEKONSTRUKSI KE-THEIS-AN
Entah menarik atau tidak ini bertujuan, sebatas tes seleksi alam pemikiran:
yang kuat makin oke! Yang lemah makin sudah tidak beragama lagi. Atau pura-pura yakin atau berusaha memberontak dengan mengalihkannya pada hal-hal yang menunjukkan keyakinan diri padahal tidak mampu menjawabnya.
Check this:
"tuhan asli kita dibumi". Bumi yang kita singgahi saat ini dengan 100% kita yakini ke-Maha-annya selama ini sehingga kita mampu mempertahankannya secara ilmiah (ilmu di bumi yang diantarannya saling mengkuatkan) atau sebatas yakin. Sehingga tidak mau menjual murah keyakinannya bahkan sampai membela-nya mati-matian. Sekalipun dalam beberapa kasus tetap menggunakan alasan trancendent karena ketidakmampuan menjawab secara nalar (logika).
Apakah "tuhan asli kita dibumi" yang sudah berusaha meyakinkan eksistensi akan ke-Maha-annya pada manusia dengan segala petunjuknya (kitab, malaikat, mukjizat, alam semesta raya, dll) memiliki sejumlah pekerjaan A.W.A.L (menciptakan), mengatur siapa-siapa saja yang layak mendapat petunjuk/ ujian-nya hingga memerintahkan malaikat mencatat siapa-siapa saja yang beriman dan bertakwa. Dan, A.K.H.I.R.N.Y.A setelah kiamat memutuskan siapakah yang layak masuk surga/ tidak. Diantara tuhan-tuhan "di bumi lainnya" dalam pekerjaannya yang mungkin sama.
Mereka (para tuhan-tuhan) menempati waktu dan ruang yang berbeda. Dan mungkin A.K.H.I.R.N.Y.A mereka bersama-sama menempati waktu dan ruang yang sama. Saling menceritakan bagaimana pekerjaan AWAL dan AKHIR mereka. Atau membuat laporan pada tuhan yang lain bahwa pekerjaannya sudah selesai.
PERTANYAANNYA
1. Ingat: hukum kausalitas (sebab-akibat) dan logika sederhana ("ada awal-ada akhir"). Bagaimana tugas "tuhan asli kita dibumi" bumi yang kita singgahi saat ini AKHIRNYA?!, SETELAH pekerjaannya selesai?.
2. Teringat pembicaraan sebuah film (lupa judulnya): "tuhan hanya khayalan orang dewasa" . Apakah "di dunia luar sana" ada tuhan SELAIN "tuhan asli kita dibumi" dan mungkin dengan pekerjaan yang sama, sekalipun kita meyakini ke-Esa-an "tuhan asli kita dibumi"?.
PERTANYAANNYA INTI
1. setelah membaca. Sekarang lebih dahulu percaya mana?! lebih dahulu percaya tuhan atau kitab-nya?. Hayow,,, ngaku!. atau ^^jangan-jangan tidak percaya keduanya.
*saya yang membuat, saya yang bertanggungjawab untuk menjawabnya berdasarkan jawaban yang dulu saya alami http://sarden-kita.blogspot.com/2008/01/berbagi-teheis-dengan-atheis.html. Tapi saya tidak mau bertanggung jawab bila ada pengembangan pertanyaan dan bukan dari jawaban saya.
*Sederhana! Pada intinya semuannya diatas tidak sedikitpun merusak keimanan seseorang dengan "tuhan asli kita dibumi" dalam menjalankan ibadah pada-nya. Hanya saja mempertanyakan keeksistensian-nya setelah akhir dari pekerjaan-nya selesai.^^
====
that negative reaction kills one who use flag qolbu
outdoor ideological values. each bring matter to memperlihat/aju/show. when, those matters gets negative reaction. why not force upon self to react positive. at least
1. equate self (with mengkata: " i am / do similar matter" ) or
2. realize that alive really fluctuate (with mengkata: " i am / melewatin" ) or
3. understand semuan has background that causes manner difference to cover defactiveness (with mengkata: " i also will do when like that same thing" ) or
4. confirm self that clever person learns from another person without see the hind surface (with mengkata: " i only want science pegetahuan" )
5. change patterned thinking that any human really created differ (with mengkata: " you you, i am i, he is he, they" )
that negative reaction doesn't macerate when responsived according to in and doesn't macerate when without memengerti. that negative reaction evoke keparanoidan up to somebody must decide to kill social interaction ritually religious service and mengatasnama qolbu. if (there are) any still one who like this? also that kill ukuwah society (memecah advocate).
Entah menarik atau tidak ini bertujuan, sebatas tes seleksi alam pemikiran:
yang kuat makin oke! Yang lemah makin sudah tidak beragama lagi. Atau pura-pura yakin atau berusaha memberontak dengan mengalihkannya pada hal-hal yang menunjukkan keyakinan diri padahal tidak mampu menjawabnya.
Check this:
"tuhan asli kita dibumi". Bumi yang kita singgahi saat ini dengan 100% kita yakini ke-Maha-annya selama ini sehingga kita mampu mempertahankannya secara ilmiah (ilmu di bumi yang diantarannya saling mengkuatkan) atau sebatas yakin. Sehingga tidak mau menjual murah keyakinannya bahkan sampai membela-nya mati-matian. Sekalipun dalam beberapa kasus tetap menggunakan alasan trancendent karena ketidakmampuan menjawab secara nalar (logika).
Apakah "tuhan asli kita dibumi" yang sudah berusaha meyakinkan eksistensi akan ke-Maha-annya pada manusia dengan segala petunjuknya (kitab, malaikat, mukjizat, alam semesta raya, dll) memiliki sejumlah pekerjaan A.W.A.L (menciptakan), mengatur siapa-siapa saja yang layak mendapat petunjuk/ ujian-nya hingga memerintahkan malaikat mencatat siapa-siapa saja yang beriman dan bertakwa. Dan, A.K.H.I.R.N.Y.A setelah kiamat memutuskan siapakah yang layak masuk surga/ tidak. Diantara tuhan-tuhan "di bumi lainnya" dalam pekerjaannya yang mungkin sama.
Mereka (para tuhan-tuhan) menempati waktu dan ruang yang berbeda. Dan mungkin A.K.H.I.R.N.Y.A mereka bersama-sama menempati waktu dan ruang yang sama. Saling menceritakan bagaimana pekerjaan AWAL dan AKHIR mereka. Atau membuat laporan pada tuhan yang lain bahwa pekerjaannya sudah selesai.
PERTANYAANNYA
1. Ingat: hukum kausalitas (sebab-akibat) dan logika sederhana ("ada awal-ada akhir"). Bagaimana tugas "tuhan asli kita dibumi" bumi yang kita singgahi saat ini AKHIRNYA?!, SETELAH pekerjaannya selesai?.
2. Teringat pembicaraan sebuah film (lupa judulnya): "tuhan hanya khayalan orang dewasa" . Apakah "di dunia luar sana" ada tuhan SELAIN "tuhan asli kita dibumi" dan mungkin dengan pekerjaan yang sama, sekalipun kita meyakini ke-Esa-an "tuhan asli kita dibumi"?.
PERTANYAANNYA INTI
1. setelah membaca. Sekarang lebih dahulu percaya mana?! lebih dahulu percaya tuhan atau kitab-nya?. Hayow,,, ngaku!. atau ^^jangan-jangan tidak percaya keduanya.
*saya yang membuat, saya yang bertanggungjawab untuk menjawabnya berdasarkan jawaban yang dulu saya alami http://sarden-kita.blogspot.com/2008/01/berbagi-teheis-dengan-atheis.html. Tapi saya tidak mau bertanggung jawab bila ada pengembangan pertanyaan dan bukan dari jawaban saya.
*Sederhana! Pada intinya semuannya diatas tidak sedikitpun merusak keimanan seseorang dengan "tuhan asli kita dibumi" dalam menjalankan ibadah pada-nya. Hanya saja mempertanyakan keeksistensian-nya setelah akhir dari pekerjaan-nya selesai.^^
====
that negative reaction kills one who use flag qolbu
outdoor ideological values. each bring matter to memperlihat/aju/show. when, those matters gets negative reaction. why not force upon self to react positive. at least
1. equate self (with mengkata: " i am / do similar matter" ) or
2. realize that alive really fluctuate (with mengkata: " i am / melewatin" ) or
3. understand semuan has background that causes manner difference to cover defactiveness (with mengkata: " i also will do when like that same thing" ) or
4. confirm self that clever person learns from another person without see the hind surface (with mengkata: " i only want science pegetahuan" )
5. change patterned thinking that any human really created differ (with mengkata: " you you, i am i, he is he, they" )
that negative reaction doesn't macerate when responsived according to in and doesn't macerate when without memengerti. that negative reaction evoke keparanoidan up to somebody must decide to kill social interaction ritually religious service and mengatasnama qolbu. if (there are) any still one who like this? also that kill ukuwah society (memecah advocate).
| Reaksi: |
REAKSI NEGATIF ITU MEMBUNUH ORANG YANG MENGGUNAKAN BENDERA QOLBU
REAKSI NEGATIF ITU MEMBUNUH ORANG YANG MENGGUNAKAN BENDERA QOLBU
Diluar nilai-nilai ideologis. MASING-MASING MEMBAWA MATERI UNTUK DIPERLIHAT/AJU/TUNJUKKAN. Bila, materi-materi itu MENDAPAT REAKSI NEGATIF. Kenapa tidak MEMAKSAKAN DIRI untuk BEREAKSI POSITIF. Setidaknya
1.MENYAMAKAN DIRI (dengan mengkatakan: "Aku sudah/akan melakukan hal serupa") atau
2.MENYADARI bahwa hidup memang naik turun (dengan mengkatakan: "Aku sudah/akan melewatinnya") atau
3.MEMAKLUMI semuannya memiliki latar belakang yang menyebabkan perbedaan cara untuk menutupi ketidaksempurnaan (dengan mengkatakan: "Aku juga akan melakukan hal yang sama bila seperti itu") atau
4.MENEGASKAN diri bahwa orang pintar belajar dari orang lain yang dengan tidak melihat latar belakangnya (dengan mengkatakan: "Aku hanya butuh ilmu pegetahuannya")
5.MERUBAH POLA PIKIR bahwa semua manusia memang diciptakan berbeda (dengan mengkatakan: "Kamu kamu, aku aku, dia dia, mereka-mereka")
REAKSI NEGATIF itu TIDAK MENYAMANKAN bila DIRESPON secara dalam dan TIDAK MENYAMANKAN bila TANPA DIMENGERTI. REAKSI NEGATIF itu menimbulkan KEPARANOIDAN hingga seseorang harus memutuskan MEMBUNUH INTERAKSI sosial dengan RITUAL-RITUAL IBADAHnya dan mengatasnamakan Qolbu. Bila ada masih orang yang seperti ini? masyarakat juga yang membunuh ukuwahnya (memecah bela).
====
that negative reaction kills one who use flag qolbu
outdoor ideological values. each bring matter to memperlihat/aju/show. when, those matters gets negative reaction. why not force upon self to react positive. at least
1. equate self (with mengkata: " i am / do similar matter" ) or
2. realize that alive really fluctuate (with mengkata: " i am / melewatin" ) or
3. understand semuan has background that causes manner difference to cover defactiveness (with mengkata: " i also will do when like that same thing" ) or
4. confirm self that clever person learns from another person without see the hind surface (with mengkata: " i only want science pegetahuan" )
5. change patterned thinking that any human really created differ (with mengkata: " you you, i am i, he is he, they" )
that negative reaction doesn't macerate when responsived according to in and doesn't macerate when without memengerti. that negative reaction evoke keparanoidan up to somebody must decide to kill social interaction ritually religious service and mengatasnama qolbu. if (there are) any still one who like this? also that kill ukuwah society (memecah advocate).
Diluar nilai-nilai ideologis. MASING-MASING MEMBAWA MATERI UNTUK DIPERLIHAT/AJU/TUNJUKKAN. Bila, materi-materi itu MENDAPAT REAKSI NEGATIF. Kenapa tidak MEMAKSAKAN DIRI untuk BEREAKSI POSITIF. Setidaknya
1.MENYAMAKAN DIRI (dengan mengkatakan: "Aku sudah/akan melakukan hal serupa") atau
2.MENYADARI bahwa hidup memang naik turun (dengan mengkatakan: "Aku sudah/akan melewatinnya") atau
3.MEMAKLUMI semuannya memiliki latar belakang yang menyebabkan perbedaan cara untuk menutupi ketidaksempurnaan (dengan mengkatakan: "Aku juga akan melakukan hal yang sama bila seperti itu") atau
4.MENEGASKAN diri bahwa orang pintar belajar dari orang lain yang dengan tidak melihat latar belakangnya (dengan mengkatakan: "Aku hanya butuh ilmu pegetahuannya")
5.MERUBAH POLA PIKIR bahwa semua manusia memang diciptakan berbeda (dengan mengkatakan: "Kamu kamu, aku aku, dia dia, mereka-mereka")
REAKSI NEGATIF itu TIDAK MENYAMANKAN bila DIRESPON secara dalam dan TIDAK MENYAMANKAN bila TANPA DIMENGERTI. REAKSI NEGATIF itu menimbulkan KEPARANOIDAN hingga seseorang harus memutuskan MEMBUNUH INTERAKSI sosial dengan RITUAL-RITUAL IBADAHnya dan mengatasnamakan Qolbu. Bila ada masih orang yang seperti ini? masyarakat juga yang membunuh ukuwahnya (memecah bela).
====
that negative reaction kills one who use flag qolbu
outdoor ideological values. each bring matter to memperlihat/aju/show. when, those matters gets negative reaction. why not force upon self to react positive. at least
1. equate self (with mengkata: " i am / do similar matter" ) or
2. realize that alive really fluctuate (with mengkata: " i am / melewatin" ) or
3. understand semuan has background that causes manner difference to cover defactiveness (with mengkata: " i also will do when like that same thing" ) or
4. confirm self that clever person learns from another person without see the hind surface (with mengkata: " i only want science pegetahuan" )
5. change patterned thinking that any human really created differ (with mengkata: " you you, i am i, he is he, they" )
that negative reaction doesn't macerate when responsived according to in and doesn't macerate when without memengerti. that negative reaction evoke keparanoidan up to somebody must decide to kill social interaction ritually religious service and mengatasnama qolbu. if (there are) any still one who like this? also that kill ukuwah society (memecah advocate).
| Reaksi: |
Sensasi & prisnsip keseimbangan (yin & yan) Sebuah Pendekatan
Sensasi & prisnsip keseimbangan (yin & yan) Sebuah Pendekatan
ketertarikan itu berasal dari penawaran sensasi diantara banyak sensasi.
penawaran sensasi yang menarik adalah memberikan sensasi yang khusus/ berbeda.
mengambil dari prinsip keseimbangan (yin & yan) dimana banyak orang
melakukan hal yang umum/meniru justru kita melakukan hal yang khusus/ berbeda.
sensasi asli (original) lah yang mampu bertahan lama dan menawarkan nilai tinggi.
yang didapat dari dalam diri, dari dasar hati, tulus, luhur dan ikhlas sehingga untuk melakukkannya merasa nyaman dan kontinu.
sensasi tak ubahnya seperti medan magnet yang mampu menarik siapa saja.
selama itu baik, kenapa tidak melakukan hal yang khusus/ berbeda dengan mengambil prisnsip keseimbangan (yin & yan)?.
disaat banyak orang diliputi rasa malas, kita lebih bersemangat.
disaat banyak orang terjebak pada suatu athmospir, kita berusaha menariknya.
disaat banyak orang tertidur, kita masih tejaga.
disaat banyak orang mempersepsikan pintar/ mampu, kita berusaha menunjukkan kebodohan/ kemiskinan.
disaat banyak orang melakukan agresi bila dihadapkan peristiwa yang sama, kita tersenyum.
disaat banyak orang sibuk di dalam keramaian, kita duduk terdiam.
disaat banyak orang memperhatikannya, kita mengabaikannya.
disaat banyak orang menyentuh, kita tidak menyentuhnya.
disaat banyak orang memikirkan hal yang rumit, kita berusaha menyederhanakannya.
disaat banyak orang menunjukkan kelebihannya/ menutup-nutupi kekurangannya, kita menunjukkan kekurangan/ membukanya.
dan seterusnya,,, dan seterusnya,,, dan seterusnya,,, dan seterusnya,,,
Membaca dengan jelas pada suatu keadaan sangat perlu untuk mempertegas apa yang akan dilakukan adalah benar-benar bagaian dari keseimbangan (yin & yan).
dan untuk menciptakan keseimbangan (yin & yan) dalam diri:
"disaat sedih kita berusaha untuk ^^tersenyum".
Semangat buat semuanyaaaa,,,
^^Selamat mencoba!.
*empiris dan untuk menciptakan keseimbangan (yin & yan) dalam diri itu terinspirasi dari ngobrol asik dengan pak anang salah satu guru di universitas suwasta di Surabaya dan kawannya, briptu dan OABS di pasar karangmenjangan@midNight.
====
sensation prisnsip balance (yin yan) a approach
that interest comes from sensation tender between many sensations.
sensation tender that interesting give sensation special/ differ.
take from balance principle (yin yan) where many people
do matter that general/imitate exactly we do matter special/ differ.
original sensation (original) lah that can to go along way and offered to top-rat.
got from within self, from base heart, honest, noble and sincere so that to melakukkan felt pleasant and kontinu.
sensation not change it to like magnetic field that can to interesting to whoever.
during that is good, why not do matter special/ differ from to take prisnsip balance (yin yan)? .
menyaat many people in a condition of feel slack, we are bouncyer.
menyaat many people trapped at one particular athmospir, we try to interesting it.
menyaat many people asleep, we still tejaga.
menyaat many people mempersepsi clever/ can, we try to show idiocy/ poverty.
menyaat many people do when aimed event same, we smile.
menyaat busy many people in festivities, we sit to hush.
menyaat many people pay attention it, we ignore it.
menyaat many people nudge, we don't nudge it.
menyaat many people think complex matters, we try to simplified it.
menyaat many people show the surplus/ menutup-nutupi the deficits, we show deficit/ open it.
and so on, , , and further, , , and further, , , and further, , ,
will read clearly at one particular conditon very necessary to mempertegas what be done genuinely bagaian from balance (yin yan).
and to creat balance (yin yan) in self:
" menyaat sad we are out for ^^tersenyum" .
spirit makes semuanyaaaa, , ,
^^selamat try! .
empiris and to creat balance (yin yan) in that self is inspiration from chats asik with sir daughter one of [the] schollmen suwasta at surabaya and the friend, briptu and oabs at market karangmenjangan@midnight.
ketertarikan itu berasal dari penawaran sensasi diantara banyak sensasi.
penawaran sensasi yang menarik adalah memberikan sensasi yang khusus/ berbeda.
mengambil dari prinsip keseimbangan (yin & yan) dimana banyak orang
melakukan hal yang umum/meniru justru kita melakukan hal yang khusus/ berbeda.
sensasi asli (original) lah yang mampu bertahan lama dan menawarkan nilai tinggi.
yang didapat dari dalam diri, dari dasar hati, tulus, luhur dan ikhlas sehingga untuk melakukkannya merasa nyaman dan kontinu.
sensasi tak ubahnya seperti medan magnet yang mampu menarik siapa saja.
selama itu baik, kenapa tidak melakukan hal yang khusus/ berbeda dengan mengambil prisnsip keseimbangan (yin & yan)?.
disaat banyak orang diliputi rasa malas, kita lebih bersemangat.
disaat banyak orang terjebak pada suatu athmospir, kita berusaha menariknya.
disaat banyak orang tertidur, kita masih tejaga.
disaat banyak orang mempersepsikan pintar/ mampu, kita berusaha menunjukkan kebodohan/ kemiskinan.
disaat banyak orang melakukan agresi bila dihadapkan peristiwa yang sama, kita tersenyum.
disaat banyak orang sibuk di dalam keramaian, kita duduk terdiam.
disaat banyak orang memperhatikannya, kita mengabaikannya.
disaat banyak orang menyentuh, kita tidak menyentuhnya.
disaat banyak orang memikirkan hal yang rumit, kita berusaha menyederhanakannya.
disaat banyak orang menunjukkan kelebihannya/ menutup-nutupi kekurangannya, kita menunjukkan kekurangan/ membukanya.
dan seterusnya,,, dan seterusnya,,, dan seterusnya,,, dan seterusnya,,,
Membaca dengan jelas pada suatu keadaan sangat perlu untuk mempertegas apa yang akan dilakukan adalah benar-benar bagaian dari keseimbangan (yin & yan).
dan untuk menciptakan keseimbangan (yin & yan) dalam diri:
"disaat sedih kita berusaha untuk ^^tersenyum".
Semangat buat semuanyaaaa,,,
^^Selamat mencoba!.
*empiris dan untuk menciptakan keseimbangan (yin & yan) dalam diri itu terinspirasi dari ngobrol asik dengan pak anang salah satu guru di universitas suwasta di Surabaya dan kawannya, briptu dan OABS di pasar karangmenjangan@midNight.
====
sensation prisnsip balance (yin yan) a approach
that interest comes from sensation tender between many sensations.
sensation tender that interesting give sensation special/ differ.
take from balance principle (yin yan) where many people
do matter that general/imitate exactly we do matter special/ differ.
original sensation (original) lah that can to go along way and offered to top-rat.
got from within self, from base heart, honest, noble and sincere so that to melakukkan felt pleasant and kontinu.
sensation not change it to like magnetic field that can to interesting to whoever.
during that is good, why not do matter special/ differ from to take prisnsip balance (yin yan)? .
menyaat many people in a condition of feel slack, we are bouncyer.
menyaat many people trapped at one particular athmospir, we try to interesting it.
menyaat many people asleep, we still tejaga.
menyaat many people mempersepsi clever/ can, we try to show idiocy/ poverty.
menyaat many people do when aimed event same, we smile.
menyaat busy many people in festivities, we sit to hush.
menyaat many people pay attention it, we ignore it.
menyaat many people nudge, we don't nudge it.
menyaat many people think complex matters, we try to simplified it.
menyaat many people show the surplus/ menutup-nutupi the deficits, we show deficit/ open it.
and so on, , , and further, , , and further, , , and further, , ,
will read clearly at one particular conditon very necessary to mempertegas what be done genuinely bagaian from balance (yin yan).
and to creat balance (yin yan) in self:
" menyaat sad we are out for ^^tersenyum" .
spirit makes semuanyaaaa, , ,
^^selamat try! .
empiris and to creat balance (yin yan) in that self is inspiration from chats asik with sir daughter one of [the] schollmen suwasta at surabaya and the friend, briptu and oabs at market karangmenjangan@midnight.
| Reaksi: |
Dari Membongkar Sebuh Keyakinan Sampai Cinta Murni
Dari Membongkar Sebuh Keyakinan Sampai Cinta Murni
MEMBONGKAR KEYAKINAN
Jika seseorang murni mencari jalan kebenaran & keadilan.
Ia rela menanggalkan sebentar keyakinan yang ada selama ini.
mengalami konflik batin dalam perhitungan logika yang bias.
Antara setuju dan tidak setuju.
Antara kepercayaan A dan kepercayaan B.
Antara bla,,, bla,,, bla,,, dan bla,,, bla,,, bla,,,
Bilamana tidak menanggalkannya, alasan keyakinan bukanlah alasan subtansial.
Bila ternyata ditemukan alasan yang kuat akan tetapi enggan untuk mengikuti alasan kuat itu maka disebut menjerumuskan diri. Dapat dimungkinkan alasan ketegantungan sosial, ekonomi, dkk-nya ermasuk diancam. Pendekatannya juga hal yang serupa dengan menciptakan ketergantungan/ jaminan yang lebih besar.
Bila ternyata ditemukan alasan yang tidak mengkuatan maka semakin bertambahnya ilmu dan pengetahuan berikut iman seseorang itu.
Bila berhubungan dengan sulitnya merubah keyakinan. Hal yang terekstrem adalah menjadikannya "Nol" (Zero) atau Kosong (istilah brain wash) dengan mendekonstruk keyakinan, dengan metode(?) lalu merekonstruksi bertahap keyakinan apa yang seharusnya di input.
CINTA MURNI
Hemmm,,, dari keterangan diatas -mungkin- dapat diketahui cinta murni seperti apa:
Kerelaan menanggalkan perilaku-perilaku sosial yang nampak selama ini.
Baik materi, jabatan, dkk-nya. Yup! Apa adanya.
Hanya berfokus pada satu. Aku dan Kamu menjadi Kita. Kita untuk selamalamalamalamanyaaa,,,
Diluar itu bila diplesetkan menjadi: Kerelaan menanggalkan perilaku beragama yang nampak selama ini termasuk janji paslu. Tidak lain dan tidak bukan adalah perilaku sexs pra nikah. (note-er tidak menyarankan)
Dalam perjalanannya seseorang akan mengalami konflik batin dalam perhitungan logika yang bias.
Antara "aku sudah berpasangan" dan "ada yang chuwawawawakep!".
Antara rumput tetangga yang hijau dan "rumputku masih kecoklatan".
Antara "aku sudah berpasangan" dan ini kesempatan Huwahhhhhhhh,,, (sambil keluar air dari mulut :p).
Antara bla,,, bla,,, bla,,, dan bla,,, bla,,, bla,,,
Sebuah logika sederhana yang hanya menyajikan dua pilihan yang harus dipilih.
Bila ternyata ditemukan kemurnian cinta yang kuat akan tetapi enggan untuk mengikuti kemurnian cinta itu, maka disebut menjerumuskan diri. Dapat dimungkinkan alasan materi, jabatan, dkk-nya. Bila mau, pendekatannya juga hal yang serupa dengan mengikuti kemauan pasangan.
Mengutip perkataan ibunya M.Arif Ardiansyah: "pasangan itu bisa menjahu/ mendekatkan dari keluarga"
Dalam perjalanannya akan nampak dengan sendirinya cinta siapa yang murni dan -mungkin- sekalipun pernah berhubungan sexs.
riak-riak itu akan muncul akibat ketidakmampuan menyembunyikan persaan yang tidak sejalan atau tidak bisa mengusahakan untuk mentolerir/ membiasakan diri. Semuannya dapat diwujudkan dalam bentuk sikap, perkataan, perilaku, dkk-nya yang konsisten pada akhirnya.
Cara tercepat adalah mengkomunikasikan dengan baik-baik. Bila masih tidak bisa, komunikasikan dengan teman/ keluargannya. Bila masih tidak bisa dan tidak cukup kuat pancing hingga marah, sehingga semuannya yang terpendam keluar. Sebelumnya pastikan tidak ada hal-hal yang memberatkan untuk melakukan ini semua. Berat karena materi, jabatan, dll milik-nya mungkin. Who knows?!.
Bila ternyata ditemukan kemurnian cinta yang kuat maka semakin bertambahnya rasa suwawawawayangk itu. Love Love Love Love meluluuuu,,, muach! muach! muach! muach! muach! muach! muach! muach!.
Bila dalam berhubungan sulit mewujudkan kemurnian cinta. Hal yang terekstrem adalah dalam titik tertentu menjadikannya dalam kondisi goessen II dengan memporsir semua kinginan/ harapan pasangan selama ini hingga jenuh. Lalu merekonstruksi (menyadarkan) dengan sabar menyadarkan apa yang pasangan lakukan selama ini adalah salah/ tidak benar berikut dampaknya pada diri kita atau apa yang pasangan lakukan selama ini tidak sebanding dengan rasa suwawawawayangk dan pengorbanan kita.
Lebih dari itu? P.E.C.A.T Boss!!.
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)" [24:26]
Dari Membongkar Sebuh Keyakinan Sampai Cinta Murni, ada sebuah benang merah: "kemauan dan akal"
*dengan tidak bangga note-er 2003 sempat atheis -mungkin namannya- untuk beberapa hari sembari tetap beribadah. tertulis di dalam http://sarden-kita.blogspot.com/2008/01/berbagi-teheis-dengan-atheis.html
*Terinspirasi pembicaraan dengan O.B.S yang kebetulan menginginkan pasangannya mualaf. Sabar Rekkk,,,!!.
=====
from break into sebuh confidence until love pure
break into confidence
if pure somebody looks for truth road justice.
he is willing undoes a moment existing confidence during the time.
experience mind conflict in logic calculation refraction.
between agree and disagree.
between belief a and belief b.
between bla, , , bla, , , bla, , , and bla, , , bla, , , bla, , ,
when not undo it, confidence reason bot a reason subtansial.
when obvious be found reason strong but dislike to follow that strong reason so is called to trip self. can be maked reason ketegantungan social, economy, dkk- ermasuk threatened. approach it also matter similar to creat dependence/ larger ones guarantee.
when obvious found reason not mengkuatan so more increase it science and erudition next that somebody belied.
when relate to the difficult change confidence. matter ekstrem make it" zero" (zero) or empty (term brain wash) with mendekonstruk confidence, with metode(? ) then reconstruct gradual what at input confidence.
love pure
hemmm, , , from explanation on -mungkin- knowable love pure like to what:
alacrity undoes visible social behaviours during the time.
good matter, function, dkk-. yup! does existence.
only berfokus in one. i and you are us. we are to selamalamalamalamanyaaa, , ,
outdoor that is when memplesetkan be: alacrity undoes behaviour haves visible during the time belong promise paslu. not other and not doesn't behaviour sexs pre marriage. (note-er doesn't imply)
in somebody the trip will experience mind conflict in logic calculation refraction.
between" i berpasangan" and " there chuwawawawakep! " .
between green neighbour grass and " my grass stills kecoklatan" .
between" i berpasangan" and this chance huwahhhhhhhh, , , (while out water from mouth: p).
between bla, , , bla, , , bla, , , and bla, , , bla, , , bla, , ,
a simple logic only present two choices that must be chosen.
when obvious be found purity love strong but dislike to follow purity loves that, so called to trip self. can be maked matter reason, function, dkk-. when want, approach it also matter similar to follow pair will.
quote the mother word m. wise ardiansyah: " that pair can menjahu/ juxtapose from family"
in the trip visible by itself will love to who pure and -mungkin- even if ever connected sexs.
those rippless will appear disability consequence will hide persaan not in parallel or can not carry on to brook/ attune self. semuan can be realized in the form of attitude, word, behaviour, dkk- consistent in the end.
quickest manner mengkomunikasi with well. when still not, communicate with friend/ keluargan. when still not and insufficient strong fishhook up to angry, so that semuan buried out. previous ascertain there is no matters that stress to do all these. heavy because matter, function, etc milik- may be. who knows? ! .
when obvious found purity love strong so more increase it taste suwawawawayangk that. love love love love meluluuuu, , , muach! muach! muach! muach! muach! muach! muach! muach! .
when in connected difficult realize purity love. matter ekstrem in certain points make it in a condition goessen ii with memporsir all kinginan/ pair hope during the time up to satisfied. then reconstruct (to disenchant) patiently disenchant what pair does during the time wrong/ bot true next the impact in our self or what does pair do during the time ill assorted with taste suwawawawayangk and our sacrifice.
more than that? p. e. c. a. t boss! ! .
" infamous women infamous man, and infamous man makes infamous women (also), and good women good man and good man good women (also). they (are chargeable) that is clear of what menuduhkan by them (that accuse that). for them forgiveness and rezki excellency (heaven)" [24: 26
from break into sebuh confidence until love pure, there a red thread: " will and mind"
dengan not proud note-er 2003 sempat atheist -mungkin namannya- for a few day while permanent beribadah. written in http: /sarden-kita. blogspot. com/2008/01/berbagi-teheis-dengan-atheis. html
terinspirasi discussion with o. b. s by accident wish for recent convert to islam the pair. patient rekkk, , , ! ! .
MEMBONGKAR KEYAKINAN
Jika seseorang murni mencari jalan kebenaran & keadilan.
Ia rela menanggalkan sebentar keyakinan yang ada selama ini.
mengalami konflik batin dalam perhitungan logika yang bias.
Antara setuju dan tidak setuju.
Antara kepercayaan A dan kepercayaan B.
Antara bla,,, bla,,, bla,,, dan bla,,, bla,,, bla,,,
Bilamana tidak menanggalkannya, alasan keyakinan bukanlah alasan subtansial.
Bila ternyata ditemukan alasan yang kuat akan tetapi enggan untuk mengikuti alasan kuat itu maka disebut menjerumuskan diri. Dapat dimungkinkan alasan ketegantungan sosial, ekonomi, dkk-nya ermasuk diancam. Pendekatannya juga hal yang serupa dengan menciptakan ketergantungan/ jaminan yang lebih besar.
Bila ternyata ditemukan alasan yang tidak mengkuatan maka semakin bertambahnya ilmu dan pengetahuan berikut iman seseorang itu.
Bila berhubungan dengan sulitnya merubah keyakinan. Hal yang terekstrem adalah menjadikannya "Nol" (Zero) atau Kosong (istilah brain wash) dengan mendekonstruk keyakinan, dengan metode(?) lalu merekonstruksi bertahap keyakinan apa yang seharusnya di input.
CINTA MURNI
Hemmm,,, dari keterangan diatas -mungkin- dapat diketahui cinta murni seperti apa:
Kerelaan menanggalkan perilaku-perilaku sosial yang nampak selama ini.
Baik materi, jabatan, dkk-nya. Yup! Apa adanya.
Hanya berfokus pada satu. Aku dan Kamu menjadi Kita. Kita untuk selamalamalamalamanyaaa,,,
Diluar itu bila diplesetkan menjadi: Kerelaan menanggalkan perilaku beragama yang nampak selama ini termasuk janji paslu. Tidak lain dan tidak bukan adalah perilaku sexs pra nikah. (note-er tidak menyarankan)
Dalam perjalanannya seseorang akan mengalami konflik batin dalam perhitungan logika yang bias.
Antara "aku sudah berpasangan" dan "ada yang chuwawawawakep!".
Antara rumput tetangga yang hijau dan "rumputku masih kecoklatan".
Antara "aku sudah berpasangan" dan ini kesempatan Huwahhhhhhhh,,, (sambil keluar air dari mulut :p).
Antara bla,,, bla,,, bla,,, dan bla,,, bla,,, bla,,,
Sebuah logika sederhana yang hanya menyajikan dua pilihan yang harus dipilih.
Bila ternyata ditemukan kemurnian cinta yang kuat akan tetapi enggan untuk mengikuti kemurnian cinta itu, maka disebut menjerumuskan diri. Dapat dimungkinkan alasan materi, jabatan, dkk-nya. Bila mau, pendekatannya juga hal yang serupa dengan mengikuti kemauan pasangan.
Mengutip perkataan ibunya M.Arif Ardiansyah: "pasangan itu bisa menjahu/ mendekatkan dari keluarga"
Dalam perjalanannya akan nampak dengan sendirinya cinta siapa yang murni dan -mungkin- sekalipun pernah berhubungan sexs.
riak-riak itu akan muncul akibat ketidakmampuan menyembunyikan persaan yang tidak sejalan atau tidak bisa mengusahakan untuk mentolerir/ membiasakan diri. Semuannya dapat diwujudkan dalam bentuk sikap, perkataan, perilaku, dkk-nya yang konsisten pada akhirnya.
Cara tercepat adalah mengkomunikasikan dengan baik-baik. Bila masih tidak bisa, komunikasikan dengan teman/ keluargannya. Bila masih tidak bisa dan tidak cukup kuat pancing hingga marah, sehingga semuannya yang terpendam keluar. Sebelumnya pastikan tidak ada hal-hal yang memberatkan untuk melakukan ini semua. Berat karena materi, jabatan, dll milik-nya mungkin. Who knows?!.
Bila ternyata ditemukan kemurnian cinta yang kuat maka semakin bertambahnya rasa suwawawawayangk itu. Love Love Love Love meluluuuu,,, muach! muach! muach! muach! muach! muach! muach! muach!.
Bila dalam berhubungan sulit mewujudkan kemurnian cinta. Hal yang terekstrem adalah dalam titik tertentu menjadikannya dalam kondisi goessen II dengan memporsir semua kinginan/ harapan pasangan selama ini hingga jenuh. Lalu merekonstruksi (menyadarkan) dengan sabar menyadarkan apa yang pasangan lakukan selama ini adalah salah/ tidak benar berikut dampaknya pada diri kita atau apa yang pasangan lakukan selama ini tidak sebanding dengan rasa suwawawawayangk dan pengorbanan kita.
Lebih dari itu? P.E.C.A.T Boss!!.
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)" [24:26]
Dari Membongkar Sebuh Keyakinan Sampai Cinta Murni, ada sebuah benang merah: "kemauan dan akal"
*dengan tidak bangga note-er 2003 sempat atheis -mungkin namannya- untuk beberapa hari sembari tetap beribadah. tertulis di dalam http://sarden-kita.blogspot.com/2008/01/berbagi-teheis-dengan-atheis.html
*Terinspirasi pembicaraan dengan O.B.S yang kebetulan menginginkan pasangannya mualaf. Sabar Rekkk,,,!!.
=====
from break into sebuh confidence until love pure
break into confidence
if pure somebody looks for truth road justice.
he is willing undoes a moment existing confidence during the time.
experience mind conflict in logic calculation refraction.
between agree and disagree.
between belief a and belief b.
between bla, , , bla, , , bla, , , and bla, , , bla, , , bla, , ,
when not undo it, confidence reason bot a reason subtansial.
when obvious be found reason strong but dislike to follow that strong reason so is called to trip self. can be maked reason ketegantungan social, economy, dkk- ermasuk threatened. approach it also matter similar to creat dependence/ larger ones guarantee.
when obvious found reason not mengkuatan so more increase it science and erudition next that somebody belied.
when relate to the difficult change confidence. matter ekstrem make it" zero" (zero) or empty (term brain wash) with mendekonstruk confidence, with metode(? ) then reconstruct gradual what at input confidence.
love pure
hemmm, , , from explanation on -mungkin- knowable love pure like to what:
alacrity undoes visible social behaviours during the time.
good matter, function, dkk-. yup! does existence.
only berfokus in one. i and you are us. we are to selamalamalamalamanyaaa, , ,
outdoor that is when memplesetkan be: alacrity undoes behaviour haves visible during the time belong promise paslu. not other and not doesn't behaviour sexs pre marriage. (note-er doesn't imply)
in somebody the trip will experience mind conflict in logic calculation refraction.
between" i berpasangan" and " there chuwawawawakep! " .
between green neighbour grass and " my grass stills kecoklatan" .
between" i berpasangan" and this chance huwahhhhhhhh, , , (while out water from mouth: p).
between bla, , , bla, , , bla, , , and bla, , , bla, , , bla, , ,
a simple logic only present two choices that must be chosen.
when obvious be found purity love strong but dislike to follow purity loves that, so called to trip self. can be maked matter reason, function, dkk-. when want, approach it also matter similar to follow pair will.
quote the mother word m. wise ardiansyah: " that pair can menjahu/ juxtapose from family"
in the trip visible by itself will love to who pure and -mungkin- even if ever connected sexs.
those rippless will appear disability consequence will hide persaan not in parallel or can not carry on to brook/ attune self. semuan can be realized in the form of attitude, word, behaviour, dkk- consistent in the end.
quickest manner mengkomunikasi with well. when still not, communicate with friend/ keluargan. when still not and insufficient strong fishhook up to angry, so that semuan buried out. previous ascertain there is no matters that stress to do all these. heavy because matter, function, etc milik- may be. who knows? ! .
when obvious found purity love strong so more increase it taste suwawawawayangk that. love love love love meluluuuu, , , muach! muach! muach! muach! muach! muach! muach! muach! .
when in connected difficult realize purity love. matter ekstrem in certain points make it in a condition goessen ii with memporsir all kinginan/ pair hope during the time up to satisfied. then reconstruct (to disenchant) patiently disenchant what pair does during the time wrong/ bot true next the impact in our self or what does pair do during the time ill assorted with taste suwawawawayangk and our sacrifice.
more than that? p. e. c. a. t boss! ! .
" infamous women infamous man, and infamous man makes infamous women (also), and good women good man and good man good women (also). they (are chargeable) that is clear of what menuduhkan by them (that accuse that). for them forgiveness and rezki excellency (heaven)" [24: 26
from break into sebuh confidence until love pure, there a red thread: " will and mind"
dengan not proud note-er 2003 sempat atheist -mungkin namannya- for a few day while permanent beribadah. written in http: /sarden-kita. blogspot. com/2008/01/berbagi-teheis-dengan-atheis. html
terinspirasi discussion with o. b. s by accident wish for recent convert to islam the pair. patient rekkk, , , ! ! .
| Reaksi: |
Apakah Keyakinan adalah jawaban...
Bersandar di kamar atas.
Bersanding dengan kopi panas.
Duduk sambil kurangkul kaki ini.
Dari PC dengan volume 75% hingga suara Tompi memenuhi seisi kamar.
Sambil memandangi kaca ukuran 20x20cm.
Berharap wajah ini masih terjaga meskipun waktu terus berjalan.
sesekali kupandangi langit di luar jendela sana.
Dalam diam, tiba-tiba kuteringat masa silam.
Hembusan angin masuk dari jendela menambah suasana semakin dalam.
Terlewati banyak pernikahan teman, yang menyadarkan.
Akan tiba penantian diri menjadi penghuni tunggal.
setelah semuanya menikah. Berakhir pada suasana lebih sepiiii,,,
Tak berharap datangnya keramian dari sebatang korek api.
Tak sengaja kudapati di depan kaca wajah ini tidak seperti semenit tadi.
(akh! Sudahlahhhh,,,!)
sudah tak ada hitungan lagi seberapa besar self-ability ini melewati setiap masa dengan hitungan matematika yang rumit. Hingga ku tahu kapan waktunya bersabar dan beraksi. Mengalir saja aku sudah capek!!.
Andai kudapat membaca esok seperti apa dengan jelas dan apa yang ada didalam setiap isi kepala.
perjalanan ini masih panjang. dan, terus bersabar,,,,
yang kutahu saat ini: "Janji itu belum membunuhku"
=====
does confidence answer. . .
reclining at room on.
bersanding with hot coffee.
sit while kurangkul this foot.
from pc with volume 75% up to voice tompi fulfil seisi room.
while gaze at size glass 20x20cm.
hope this face stills to awake although time then walk.
once in a while kupandangi sky outside window there.
in quiet, suddenly kuteringat time ago.
wind blowing enters from atmosphere increase window more in.
passed many friend weddings, disenchant.
will arrive self waiting will be single occupant.
after all get married. end in atmosphere more sepiiii, , ,
not hope incoming keramian from a bar of match.
not expressly kudapati in front of this face glass didn't like one minute a while ago.
(akh! sudahlahhhh, , , ! )
bothing;there is no count again how big self-ability this pass by every time with complex mathematics count. up to i know to when the time bears with and in action. flow i tired! ! .
if kudapat read tommorow like to what clearly and what is there insides every head contents.
this trip stills long. and, then bear with, , , ,
kutahu in this time: " that promise is not yet kill me"
Bersanding dengan kopi panas.
Duduk sambil kurangkul kaki ini.
Dari PC dengan volume 75% hingga suara Tompi memenuhi seisi kamar.
Sambil memandangi kaca ukuran 20x20cm.
Berharap wajah ini masih terjaga meskipun waktu terus berjalan.
sesekali kupandangi langit di luar jendela sana.
Dalam diam, tiba-tiba kuteringat masa silam.
Hembusan angin masuk dari jendela menambah suasana semakin dalam.
Terlewati banyak pernikahan teman, yang menyadarkan.
Akan tiba penantian diri menjadi penghuni tunggal.
setelah semuanya menikah. Berakhir pada suasana lebih sepiiii,,,
Tak berharap datangnya keramian dari sebatang korek api.
Tak sengaja kudapati di depan kaca wajah ini tidak seperti semenit tadi.
(akh! Sudahlahhhh,,,!)
sudah tak ada hitungan lagi seberapa besar self-ability ini melewati setiap masa dengan hitungan matematika yang rumit. Hingga ku tahu kapan waktunya bersabar dan beraksi. Mengalir saja aku sudah capek!!.
Andai kudapat membaca esok seperti apa dengan jelas dan apa yang ada didalam setiap isi kepala.
perjalanan ini masih panjang. dan, terus bersabar,,,,
yang kutahu saat ini: "Janji itu belum membunuhku"
=====
does confidence answer. . .
reclining at room on.
bersanding with hot coffee.
sit while kurangkul this foot.
from pc with volume 75% up to voice tompi fulfil seisi room.
while gaze at size glass 20x20cm.
hope this face stills to awake although time then walk.
once in a while kupandangi sky outside window there.
in quiet, suddenly kuteringat time ago.
wind blowing enters from atmosphere increase window more in.
passed many friend weddings, disenchant.
will arrive self waiting will be single occupant.
after all get married. end in atmosphere more sepiiii, , ,
not hope incoming keramian from a bar of match.
not expressly kudapati in front of this face glass didn't like one minute a while ago.
(akh! sudahlahhhh, , , ! )
bothing;there is no count again how big self-ability this pass by every time with complex mathematics count. up to i know to when the time bears with and in action. flow i tired! ! .
if kudapat read tommorow like to what clearly and what is there insides every head contents.
this trip stills long. and, then bear with, , , ,
kutahu in this time: " that promise is not yet kill me"
| Reaksi: |
Dengan mudah kau artikan ini semua hak, jodoh, takdir, petunjuk dan firasat pemberian dari Tuhan
Dengan mudah kau artikan ini semua hak, jodoh, takdir, petunjuk dan firasat pemberian dari Tuhan
Sebuah cerita fiksi, pada suatu hari tahun lalu aku, kamu dan dia:
Terdengar cemoohan, alasan mengada-ada dan terlihat mersra kamu berjalan dengan seseorang; Tak ingin kulawan, menjadi keruh hubungan silahturahmi diantara kita, dan menjadi bahan pembicara banyak orang;
Runtuh semua kisah dan harapan yang dibangun bersama selama ini; Terdiam menyimpan rasa sakit yang teramat dalam; Terhirup udara dalam-dalam lalu kubalas senyum 2 meter darimu, atas apa yang kamu lakukan didepan mataku; Lirih hati kuberucap: "Atagfirullahhaladzimmm,,, Ibu anakmu-disakiti-bu,,,???"; Hanya butuh beberapa menit melewati semua PERISTIWA itu; Lalu kupergi meninggalkanmu menahan sesak nafas dan banyak-banyak berdzikir Atagfirullahhaladzimmm,,, Atagfirullahhaladzimmm,,, Atagfirullahhaladzimmm,,,;
Esoknya di sore yang cerah penuh berkah dan hidayah setelah lelah bekerja, kuparkir Vespa butut keluaran 1976 depan rumahmu sayangnya kuhanya bertemu orangtuamu yang berusaha menenangkanku (never mind. Everything it's oke!).
Berharap kubertemu denganmu lagi dan kusampaikan padamu lima huruf pilihan dalam satu rangkian kata indah yang membekas di lubuk hati sanubari terdalam yaitu: "B.i.t.c.h!!" (jika ditambah action meludah ke tanah tepat didepanmu mungkin menjadikan hidupmu lebih berwarna-warni).
Malamnya +/-21.45WIB, kuparkir Starlet temanku berplat L di depan rumah selingkuhanmu; Dengan tenang dan senyum pula kupanggil selingkuhanmu lalu kutodongkan revlover cantik SN:746795** agar mau diajak bersenang-senang menikmati indahnya malam ketempat yang jahu dari keramaian; Dengan senyum kupersilahkan duduk bersama di jok belakang dengan suasan penuh keakraban sambil melipat tangan kumasih menodongkan revlover tepat di sebelahnya sambil menanyakan beberapa hal yang perlu ditanyakan; Tidak lebih, hanya sekedar untuk memastikan seberapa jahu hubungan mereka.
Banyak yang mengkatakan aksi ini adalah penculikan; Padahal selama perjalanan +/-15Km dari rumahnya athmospir lagu pilihan: Bob Marley - No Woman, No Cry; Ahmad Band - Dunia Lelaki; Ipang - Bintang Hidupku, sekali lagi, Menunggu kesempatan s/d Tentang cinta sama Haddad Alwi Feat Ebith - Rindu Muhammad Ku adalah lagu pilihan yang bagus-bagus.
Sesampainya +/-22.30WIB disuasana langit malam begitu menakjubkan terlebih hembusan angin setelah hujan reda juga terdengar suara air laut semakin menambah besar rasa syukur akan kebesaran dan keagungan-NYA. Tanpa perlu mengeluarkan banyak energi hanya untuk mengeluarkan semua isi perutnya dan tanpa perlu repot-repot membeli tali tambang untuk mengikatnya; Cukup dengan tenang, langsung masukkan laras revlover dimulutnya sedalam-dalamnya hingga matanya memerah menahan rasa ingin muntah yang amat sangat!!; sedalam-dalamnya hingga matanya memerah dan berkaca-kaca menahan rasa ingin muntah yang amat sangat!!; Yang terlontar hanya beberapa kata-kata kasar dan agresif (Karena semuannya sudah jelas!!)
Tidak butuh banyak waktu melewati semua PERISTIWA itu untuk memastikan semuannya terkendali dan baik-baik saja. Kami pun pergi meninggalkannya sendirian di TKP pukul 23.05WIB. Sebagai lelaki baik, penuh rasa tanggung jawab dan hormat, tak lupa kuberikan padanya ongkos pulang dan bahkan bisa membeli jajan selama perjalanannya. Cukup Rp30.000 saja dengan jarak +/-15Km dari rumahnya. Dipotong karcis masuk Rp10.000 dan Inter Rp9000.
Sebagaimana cemoohan dan alasan mengada-ada:
Bilamana dengan mudahnya kau artikan ini semua yang terjadi adalah Hak, jodoh, takdir, petunjuk dan firasat pemberian dari Tuhan. Berarti, akan bertemu lagi dan mengkatakan "B.i.t.c.h!!" mungkin sambil meludah didepan, memasukkan laras revlover dimulut dia sedalam-dalamnya hingga matanya memerah dan berkaca-kaca menahan rasa ingin muntah yang amat sangat s.d memberi ongkos pulang Rp11.000 MAKA KUSEBUT INI SEMUA ADALAH HAK, JODOH, TAKDIR, PETUNJUK DAN FIRASAT PEMBERIAN TUHAN YANG MAHA ESA.
-----
Yah! Yah! Yah! Yah! Yah!! Hak, jodoh, takdir, petunjuk dan firasat pemberian dari Tuhan, hingga semuannya bisa mengkatakan tanpa etika sekalipun lahir di tanah adat. Hingga semuannya dengan mudah melibatkan Tuhan atas kepentingannya. Seolah Tuhan tidak pernah menciptakan akal untuk menemukan cara terbaik. Seolah fenomena eureka tidak pernah ada.
Dengan/ tanpa dasar keyakinan hingga semuannya sama-sama mengajukan Tuhannya padahal memiliki Tuhan yang sama.
"Maka mereka tidak berselisih, kecuali setelah datang kepada mereka pengetahuan. Sesungguhnya Tuhan kamu akan memutuskan antara mereka di hari kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan itu" [93:10]
So, ^^Be carefull!.
^^air yang terlihat dangkal bisa saja menghanyutkan. (Sangat!!).
====
Sebuah cerita fiksi, pada suatu hari tahun lalu aku, kamu dan dia:
Terdengar cemoohan, alasan mengada-ada dan terlihat mersra kamu berjalan dengan seseorang; Tak ingin kulawan, menjadi keruh hubungan silahturahmi diantara kita, dan menjadi bahan pembicara banyak orang;
Runtuh semua kisah dan harapan yang dibangun bersama selama ini; Terdiam menyimpan rasa sakit yang teramat dalam; Terhirup udara dalam-dalam lalu kubalas senyum 2 meter darimu, atas apa yang kamu lakukan didepan mataku; Lirih hati kuberucap: "Atagfirullahhaladzimmm,,, Ibu anakmu-disakiti-bu,,,???"; Hanya butuh beberapa menit melewati semua PERISTIWA itu; Lalu kupergi meninggalkanmu menahan sesak nafas dan banyak-banyak berdzikir Atagfirullahhaladzimmm,,, Atagfirullahhaladzimmm,,, Atagfirullahhaladzimmm,,,;
Esoknya di sore yang cerah penuh berkah dan hidayah setelah lelah bekerja, kuparkir Vespa butut keluaran 1976 depan rumahmu sayangnya kuhanya bertemu orangtuamu yang berusaha menenangkanku (never mind. Everything it's oke!).
Berharap kubertemu denganmu lagi dan kusampaikan padamu lima huruf pilihan dalam satu rangkian kata indah yang membekas di lubuk hati sanubari terdalam yaitu: "B.i.t.c.h!!" (jika ditambah action meludah ke tanah tepat didepanmu mungkin menjadikan hidupmu lebih berwarna-warni).
Malamnya +/-21.45WIB, kuparkir Starlet temanku berplat L di depan rumah selingkuhanmu; Dengan tenang dan senyum pula kupanggil selingkuhanmu lalu kutodongkan revlover cantik SN:746795** agar mau diajak bersenang-senang menikmati indahnya malam ketempat yang jahu dari keramaian; Dengan senyum kupersilahkan duduk bersama di jok belakang dengan suasan penuh keakraban sambil melipat tangan kumasih menodongkan revlover tepat di sebelahnya sambil menanyakan beberapa hal yang perlu ditanyakan; Tidak lebih, hanya sekedar untuk memastikan seberapa jahu hubungan mereka.
Banyak yang mengkatakan aksi ini adalah penculikan; Padahal selama perjalanan +/-15Km dari rumahnya athmospir lagu pilihan: Bob Marley - No Woman, No Cry; Ahmad Band - Dunia Lelaki; Ipang - Bintang Hidupku, sekali lagi, Menunggu kesempatan s/d Tentang cinta sama Haddad Alwi Feat Ebith - Rindu Muhammad Ku adalah lagu pilihan yang bagus-bagus.
Sesampainya +/-22.30WIB disuasana langit malam begitu menakjubkan terlebih hembusan angin setelah hujan reda juga terdengar suara air laut semakin menambah besar rasa syukur akan kebesaran dan keagungan-NYA. Tanpa perlu mengeluarkan banyak energi hanya untuk mengeluarkan semua isi perutnya dan tanpa perlu repot-repot membeli tali tambang untuk mengikatnya; Cukup dengan tenang, langsung masukkan laras revlover dimulutnya sedalam-dalamnya hingga matanya memerah menahan rasa ingin muntah yang amat sangat!!; sedalam-dalamnya hingga matanya memerah dan berkaca-kaca menahan rasa ingin muntah yang amat sangat!!; Yang terlontar hanya beberapa kata-kata kasar dan agresif (Karena semuannya sudah jelas!!)
Tidak butuh banyak waktu melewati semua PERISTIWA itu untuk memastikan semuannya terkendali dan baik-baik saja. Kami pun pergi meninggalkannya sendirian di TKP pukul 23.05WIB. Sebagai lelaki baik, penuh rasa tanggung jawab dan hormat, tak lupa kuberikan padanya ongkos pulang dan bahkan bisa membeli jajan selama perjalanannya. Cukup Rp30.000 saja dengan jarak +/-15Km dari rumahnya. Dipotong karcis masuk Rp10.000 dan Inter Rp9000.
Sebagaimana cemoohan dan alasan mengada-ada:
Bilamana dengan mudahnya kau artikan ini semua yang terjadi adalah Hak, jodoh, takdir, petunjuk dan firasat pemberian dari Tuhan. Berarti, akan bertemu lagi dan mengkatakan "B.i.t.c.h!!" mungkin sambil meludah didepan, memasukkan laras revlover dimulut dia sedalam-dalamnya hingga matanya memerah dan berkaca-kaca menahan rasa ingin muntah yang amat sangat s.d memberi ongkos pulang Rp11.000 MAKA KUSEBUT INI SEMUA ADALAH HAK, JODOH, TAKDIR, PETUNJUK DAN FIRASAT PEMBERIAN TUHAN YANG MAHA ESA.
-----
Yah! Yah! Yah! Yah! Yah!! Hak, jodoh, takdir, petunjuk dan firasat pemberian dari Tuhan, hingga semuannya bisa mengkatakan tanpa etika sekalipun lahir di tanah adat. Hingga semuannya dengan mudah melibatkan Tuhan atas kepentingannya. Seolah Tuhan tidak pernah menciptakan akal untuk menemukan cara terbaik. Seolah fenomena eureka tidak pernah ada.
Dengan/ tanpa dasar keyakinan hingga semuannya sama-sama mengajukan Tuhannya padahal memiliki Tuhan yang sama.
"Maka mereka tidak berselisih, kecuali setelah datang kepada mereka pengetahuan. Sesungguhnya Tuhan kamu akan memutuskan antara mereka di hari kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan itu" [93:10]
So, ^^Be carefull!.
^^air yang terlihat dangkal bisa saja menghanyutkan. (Sangat!!).
====
| Reaksi: |
KEASLIAN PERILAKU, SIKAP & PERBUATAN
KEASLIAN PERILAKU, SIKAP & PERBUATAN
I. INKLUSIF
INTERAKSI
Disadari/ tidak interaksi yang berjalan selama ini menimbulkan penilaian satu dan diantaranya. penilaian itu sendiri mengakibatkan berbagai macam bentuk reaksi PERILAKU, SIKAP dan PERBUATAN seseorang pada orang lain. Yang datangnya belum tentu dari dasar hati orang itu atau dari alam bawah sadar akibat dari proses reinfocement (penguatan perilaku) selama ini (Selanjutnya disebut sifat asli).
Ada tiga kemungkinan sebab ketidakaslian:
1. persepsi yang berlebihan (paranoid) karena proses belajar yang salah.
2. pengenalan/ penanaman nilai diri yang kurang berakibat timbulnya ketidakpercayaan diri.
3. obesessif.
Bilamana ditutup-tutupi, cepat/lambat secara tidak sadar pasti akan ditemui keasliannya atau peristiwa nampaknya alam bawah sadar ke permukaan. Alahasil kerap dijumpai pada akhirnya memunculkan rasa sesal (nyesel) pada seseorang atau menemukan perubahan-perubahan yang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Dengan catatan perubahan yang terjadi sifatnya K.O.N.S.T.A.N (melakukannya berkali-kali tanpa sadar). Dalam psikologi setidaknya cukup 1x24 jam untuk mengetahuinya.
KENAPA HARUS KONSTAN
Karena, bisa jadi yang nampak dipermukaan adalah kepura-puran atau keterpaksaan agar diakui/ mengikuti aturan dilingkungan sekelilingnya (motif sosial) atau ketidakmampuan untuk menjadi/ membawa diri karena perasaan lemah. Konstan disini dapat juga diartikan permanen (watak). Seorang "pemain" handal tentu mampu mempertahankan kekonstanan PERILAKU, SIKAP & PERBUATANnya.
II. EKSLUSIF
CARA, PERILAKU, SIKAP dan PERBUATAN
Keaslian diri seseorang didapat dari kebiasaan seseorang di dalam kehidupan keluargannya. Bagaimana atau seberapa besar CARA, PERILAKU, SIKAP dan PERBUATAN seseorang menghadapi masa-masa sulit/ konflik, menyembunyikan masalah, menunjukkan rasa hormat sampai dengan cara mengekspresikan diri dalam suasana hatinya. Yang terangkum dalam tiga pilihan wilayah alternatif:
1. Mengikuti/ nurut/ manut aturan keluarga;
2. Memutuskan "keluar" dari keluarga;
3. Tetap bertahan dengan keadaan dan cara/dunianya sendiri.
RUMAH TANGGA
Bilamana seseorang sudah berumahtangga tidak jahu dari rangkuman dalam tiga pilihan wilayah alternatif diatas. Hanya saja perlu diketahui/ dibaca/ diantisipasi/ dikendalikan, seberapa besar orang lain termasuk di dalam dunia kerja, maya, dkk-nya bisa mempengaruhinya, bila tidak mau mengharapkan pihak ketiga.
IYAH GAK PAPA,,,
Baik saat menjadi anak dalam kehidupan berkeluarga lebih-lebih saat sudah berkeluarga. Pemberian kepercayaan itu perlu karena setiap orang punya cara yang berbeda-beda untuk merepress masalahnya. Dan, jangan sampai kecolongan, dan berlebihan, dkk-nya.
DIAGNOSIS BANDING
Melihat dari kasus deprsif manic, exhibition disorders, asertif disorders, dkk-nya berikut dengan psikoanalisa sigmun freud:
Semakin "ekstrem" (perbedaan jahu) dilakukan diluar berarti semakin besar masalah yang ada didalam (keluarga). Artinya juga, di luar keluargalah yang memberikan mediasi/ fasilitas/ memenuhi kebutuhan psikologinya karena di dalam (keluarga) belum menyediakannya.
NGERTI
Setelah mengetahui tiga pilihan wilayah alternatif, tinggal bagaimana cara mereduksi hal-hal yang tidak dinginkan/ mengkhawatirkan atau menemukan alternatif pengganti (subtitutif) yang tidak sesuai, misal: karena kebiasaan dimarahi sering ngembheg dan hal itu dirasa tidak baik misalnya lalu diganti dengan duduk bareng dengar pendapat. Semua hal-hal pengganti itu dilakukan dengan KOMUNIKASI. Mendiamkan untuk hal tertentu itu memang baik.
Sungguh, peran keluarga begitu berarti dan berharga untuk mengkontrol segalannya. Sehingga semuannya nampak normal, baik, ideal, dkk-nya.
Sungguh, memanfaatkan situasi seseorang dengan tujuan gak benar itu tidak baik.
^^Apa adannya itu baik. Dalam hubungan serius (persahabatan s.d pernikahan), meneliti apa dan bagaimana keluargannya itu juga baik.
==
Cara kita meloloskan diri dari masalah sampai dengan mengekspresikan diri yang selama cepat/ lambat akan nampak. Tidak jahu beda dengan CARA, PERILAKU, SIKAP dan PERBUATAN di keluarga.
Setidaknya MENYADARI Hak dan TANGGUNGJAWABNYA sebagai apa. Mungkin ini semua yang dimaksud akhlak.
@all's:
Hey! Hey! Hey! Hey! Apa aku seolah-olah mengajukan diri dan keluarga menjadi yang terbaik dihampir semua notes di antara buwawawaanyak lelaki dan keluarga:
"Ohhh,,, tidakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk,,,!!, Masih ada wanita yang tidak mau belajar dan mengaku realistis dengan semangatnya masih menghina. Ada juga keluarga yang gemar mencari detail kesalahan tanpa melihat keluargannya. Lagian idup guwe masih gini-gini aja!, genteng rumah masih bocor-bocor aja!"
^^Yah sutralahhhh,,, SUKUR-SYUKUR ini semua disebut jihad, menuntut ilmu karena akumulasi dari kegemaran membaca, meneliti, mengamati, dkk-nya yang terangkum dalam bentuk tulisan (hypotes). Dan, disebut dakwah, mengajak pada kebaiakan.
Disamping itu, TERSERAH mengkatakan: "kalau ikhlas tidak perlu diomongkan". Terserah juga ada teman yang tidak terima dengan keadaannya dengan mengkatakan: "berbeda orang pinter dengan orang ngerti".
Setidaknya yakin seyakin-yakinnya ALLAH SWT mengetahui segala isi hati manusia dan yakin seyakin-yakinnya tujuan semua tulisan adalah baik dalam suasana ketrbukaan untuk sama-sama belajar.pula yang menyembuhkannya.
=====
behaviour authenticity, attitude deed
i. inclusive
interaction
realize/ not interaction that walk during the time evoke evaluation one and mengantaranya. itself evaluation causes assorted behaviour reaction form, attitude and somebody deed in another person. incoming not yet sure from base that man heart or from nature under aware effect [of] process reinfocement (behaviour reinforcement) during the time (furthermore called original character).
there three possibilities because ketidakaslian:
1. perception that over do (paranoia) because process learns wrong.
2. identification/ self value planting less have consequences incidence self unbelief.
3. obesessif.
when menutup-tutupi, fast/slow bot aware certain be met the authenticity or event apparently nature under aware to surface. alahasil often met in the end show regret taste (nyesel) in somebody or find different changes from sebelum-sebelum. with change note that in character k. o. n. s. t. a. n (do it repeatedly without aware). in psychology at least enough 1x24 clock to detect it.
why constant
because, possible visible mempermukaan kepura-puran or keterpaksaan so that admit/ follow rule melingkungan around it (social motive) or disability to be/ attitude because weak feeling. constant here can also be interpretted permanent (character). a" player" handal sure can to defend kekonstanan behaviour, attitude the deed.
ii. exclusive
manner, behaviour, attitude and deed
somebody self authenticity is got from somebody habit in life keluargan. how or how big manner, behaviour, attitude and somebody deed faces times difficult/ conflict, hide problem, show honour taste up to manner expresses self in the heart atmosphere. angkum in three alternative area choices:
1. follow/ nurut/ manut family rule;
2. decide" out" from family;
3. stand at bay with conditon and manner/the world self.
household
when has somebody berumahtangga not jahu from summary in three alternative area choices on. only necessary know/ read/ anticipate/ controlled, how big another person belongs in work world, illusion, dkk- can influence it, when not want to expect third party.
iyah father caw, , ,
good moment be child in family life more moment berkeluarga. that belief gift is necessary because has manner that varies to merepress the problem. and, don't until kecolongan, and over do, dkk-.
mengagnosis equal
see from case deprsif manic, exhibition menyorders, asertif menyorders, dkk- next with psychoanalysis sigmun freud:
more" extreme" (difference jahu) is done outdoor mean existing problem ever greater insides (family). mean also, outside family that give mediasi/ facilities/ fulfil the psychology need because in (family) not yet prepare it.
ngerti
after detect three alternative area choices, live to how manner reduces matters not make cool/ worry about or find alternative successor (subtitutif) inappropriate, example: because habit is reprimanded often ngembheg and that thing felted not good for example then replaced with sit with hear opinion. all that successors matters is done with communication. silnece for that certain matter really good.
really, family character so mean and valuable to mengkontrol segalan. so that semuan normal visible, good, ideal, dkk-.
really, make use situation one with that true caw aim not good.
^^apa adan that is good. in serious connection (friendship s. d wedding), canvass to what and how keluargan that also good.
==
our manner will release self from problem up to will express self during fast/ slow visible. not jahu difference by, behaviour, attitude and deed at family.
at least realize right and the responsibility as what. may be all these that meant character.
@all's:
hey! hey! hey! hey! do i impressing submit self and family is best menghampir all stains between buwawawaanyak man and family:
" ohhh, , , tidakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk, , , ! ! , still there woman doesn't want to learn and admit realistic with the spirit stills to humiliate. there also family that love to look for detail error without see keluargan. lagian idup guwe still gini aja! , house pentile stills leak aja! "
^^yah sutralahhhh, , , sukur-syukur all these called jihad, demand science because accumulation from hobby reads, canvass, watch closely, dkk- angkum in the form of article (hypotes). and, called religious proselytizing, invite in kebaia.
beside that, up to mengkata: " if sincere mengomongkan" . up to also there friend doesn't accept with the conditon with mengkata: " differ person pinter with person ngerti" .
at least sure seyakin-yakin allah the almighty and most worthy of praise detect all human heart contents and sure seyakin-yakin aim all articles good in atmosphere ketrbukaan to same learn. also that cure it.
I. INKLUSIF
INTERAKSI
Disadari/ tidak interaksi yang berjalan selama ini menimbulkan penilaian satu dan diantaranya. penilaian itu sendiri mengakibatkan berbagai macam bentuk reaksi PERILAKU, SIKAP dan PERBUATAN seseorang pada orang lain. Yang datangnya belum tentu dari dasar hati orang itu atau dari alam bawah sadar akibat dari proses reinfocement (penguatan perilaku) selama ini (Selanjutnya disebut sifat asli).
Ada tiga kemungkinan sebab ketidakaslian:
1. persepsi yang berlebihan (paranoid) karena proses belajar yang salah.
2. pengenalan/ penanaman nilai diri yang kurang berakibat timbulnya ketidakpercayaan diri.
3. obesessif.
Bilamana ditutup-tutupi, cepat/lambat secara tidak sadar pasti akan ditemui keasliannya atau peristiwa nampaknya alam bawah sadar ke permukaan. Alahasil kerap dijumpai pada akhirnya memunculkan rasa sesal (nyesel) pada seseorang atau menemukan perubahan-perubahan yang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Dengan catatan perubahan yang terjadi sifatnya K.O.N.S.T.A.N (melakukannya berkali-kali tanpa sadar). Dalam psikologi setidaknya cukup 1x24 jam untuk mengetahuinya.
KENAPA HARUS KONSTAN
Karena, bisa jadi yang nampak dipermukaan adalah kepura-puran atau keterpaksaan agar diakui/ mengikuti aturan dilingkungan sekelilingnya (motif sosial) atau ketidakmampuan untuk menjadi/ membawa diri karena perasaan lemah. Konstan disini dapat juga diartikan permanen (watak). Seorang "pemain" handal tentu mampu mempertahankan kekonstanan PERILAKU, SIKAP & PERBUATANnya.
II. EKSLUSIF
CARA, PERILAKU, SIKAP dan PERBUATAN
Keaslian diri seseorang didapat dari kebiasaan seseorang di dalam kehidupan keluargannya. Bagaimana atau seberapa besar CARA, PERILAKU, SIKAP dan PERBUATAN seseorang menghadapi masa-masa sulit/ konflik, menyembunyikan masalah, menunjukkan rasa hormat sampai dengan cara mengekspresikan diri dalam suasana hatinya. Yang terangkum dalam tiga pilihan wilayah alternatif:
1. Mengikuti/ nurut/ manut aturan keluarga;
2. Memutuskan "keluar" dari keluarga;
3. Tetap bertahan dengan keadaan dan cara/dunianya sendiri.
RUMAH TANGGA
Bilamana seseorang sudah berumahtangga tidak jahu dari rangkuman dalam tiga pilihan wilayah alternatif diatas. Hanya saja perlu diketahui/ dibaca/ diantisipasi/ dikendalikan, seberapa besar orang lain termasuk di dalam dunia kerja, maya, dkk-nya bisa mempengaruhinya, bila tidak mau mengharapkan pihak ketiga.
IYAH GAK PAPA,,,
Baik saat menjadi anak dalam kehidupan berkeluarga lebih-lebih saat sudah berkeluarga. Pemberian kepercayaan itu perlu karena setiap orang punya cara yang berbeda-beda untuk merepress masalahnya. Dan, jangan sampai kecolongan, dan berlebihan, dkk-nya.
DIAGNOSIS BANDING
Melihat dari kasus deprsif manic, exhibition disorders, asertif disorders, dkk-nya berikut dengan psikoanalisa sigmun freud:
Semakin "ekstrem" (perbedaan jahu) dilakukan diluar berarti semakin besar masalah yang ada didalam (keluarga). Artinya juga, di luar keluargalah yang memberikan mediasi/ fasilitas/ memenuhi kebutuhan psikologinya karena di dalam (keluarga) belum menyediakannya.
NGERTI
Setelah mengetahui tiga pilihan wilayah alternatif, tinggal bagaimana cara mereduksi hal-hal yang tidak dinginkan/ mengkhawatirkan atau menemukan alternatif pengganti (subtitutif) yang tidak sesuai, misal: karena kebiasaan dimarahi sering ngembheg dan hal itu dirasa tidak baik misalnya lalu diganti dengan duduk bareng dengar pendapat. Semua hal-hal pengganti itu dilakukan dengan KOMUNIKASI. Mendiamkan untuk hal tertentu itu memang baik.
Sungguh, peran keluarga begitu berarti dan berharga untuk mengkontrol segalannya. Sehingga semuannya nampak normal, baik, ideal, dkk-nya.
Sungguh, memanfaatkan situasi seseorang dengan tujuan gak benar itu tidak baik.
^^Apa adannya itu baik. Dalam hubungan serius (persahabatan s.d pernikahan), meneliti apa dan bagaimana keluargannya itu juga baik.
==
Cara kita meloloskan diri dari masalah sampai dengan mengekspresikan diri yang selama cepat/ lambat akan nampak. Tidak jahu beda dengan CARA, PERILAKU, SIKAP dan PERBUATAN di keluarga.
Setidaknya MENYADARI Hak dan TANGGUNGJAWABNYA sebagai apa. Mungkin ini semua yang dimaksud akhlak.
@all's:
Hey! Hey! Hey! Hey! Apa aku seolah-olah mengajukan diri dan keluarga menjadi yang terbaik dihampir semua notes di antara buwawawaanyak lelaki dan keluarga:
"Ohhh,,, tidakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk,,,!!, Masih ada wanita yang tidak mau belajar dan mengaku realistis dengan semangatnya masih menghina. Ada juga keluarga yang gemar mencari detail kesalahan tanpa melihat keluargannya. Lagian idup guwe masih gini-gini aja!, genteng rumah masih bocor-bocor aja!"
^^Yah sutralahhhh,,, SUKUR-SYUKUR ini semua disebut jihad, menuntut ilmu karena akumulasi dari kegemaran membaca, meneliti, mengamati, dkk-nya yang terangkum dalam bentuk tulisan (hypotes). Dan, disebut dakwah, mengajak pada kebaiakan.
Disamping itu, TERSERAH mengkatakan: "kalau ikhlas tidak perlu diomongkan". Terserah juga ada teman yang tidak terima dengan keadaannya dengan mengkatakan: "berbeda orang pinter dengan orang ngerti".
Setidaknya yakin seyakin-yakinnya ALLAH SWT mengetahui segala isi hati manusia dan yakin seyakin-yakinnya tujuan semua tulisan adalah baik dalam suasana ketrbukaan untuk sama-sama belajar.pula yang menyembuhkannya.
=====
behaviour authenticity, attitude deed
i. inclusive
interaction
realize/ not interaction that walk during the time evoke evaluation one and mengantaranya. itself evaluation causes assorted behaviour reaction form, attitude and somebody deed in another person. incoming not yet sure from base that man heart or from nature under aware effect [of] process reinfocement (behaviour reinforcement) during the time (furthermore called original character).
there three possibilities because ketidakaslian:
1. perception that over do (paranoia) because process learns wrong.
2. identification/ self value planting less have consequences incidence self unbelief.
3. obesessif.
when menutup-tutupi, fast/slow bot aware certain be met the authenticity or event apparently nature under aware to surface. alahasil often met in the end show regret taste (nyesel) in somebody or find different changes from sebelum-sebelum. with change note that in character k. o. n. s. t. a. n (do it repeatedly without aware). in psychology at least enough 1x24 clock to detect it.
why constant
because, possible visible mempermukaan kepura-puran or keterpaksaan so that admit/ follow rule melingkungan around it (social motive) or disability to be/ attitude because weak feeling. constant here can also be interpretted permanent (character). a" player" handal sure can to defend kekonstanan behaviour, attitude the deed.
ii. exclusive
manner, behaviour, attitude and deed
somebody self authenticity is got from somebody habit in life keluargan. how or how big manner, behaviour, attitude and somebody deed faces times difficult/ conflict, hide problem, show honour taste up to manner expresses self in the heart atmosphere. angkum in three alternative area choices:
1. follow/ nurut/ manut family rule;
2. decide" out" from family;
3. stand at bay with conditon and manner/the world self.
household
when has somebody berumahtangga not jahu from summary in three alternative area choices on. only necessary know/ read/ anticipate/ controlled, how big another person belongs in work world, illusion, dkk- can influence it, when not want to expect third party.
iyah father caw, , ,
good moment be child in family life more moment berkeluarga. that belief gift is necessary because has manner that varies to merepress the problem. and, don't until kecolongan, and over do, dkk-.
mengagnosis equal
see from case deprsif manic, exhibition menyorders, asertif menyorders, dkk- next with psychoanalysis sigmun freud:
more" extreme" (difference jahu) is done outdoor mean existing problem ever greater insides (family). mean also, outside family that give mediasi/ facilities/ fulfil the psychology need because in (family) not yet prepare it.
ngerti
after detect three alternative area choices, live to how manner reduces matters not make cool/ worry about or find alternative successor (subtitutif) inappropriate, example: because habit is reprimanded often ngembheg and that thing felted not good for example then replaced with sit with hear opinion. all that successors matters is done with communication. silnece for that certain matter really good.
really, family character so mean and valuable to mengkontrol segalan. so that semuan normal visible, good, ideal, dkk-.
really, make use situation one with that true caw aim not good.
^^apa adan that is good. in serious connection (friendship s. d wedding), canvass to what and how keluargan that also good.
==
our manner will release self from problem up to will express self during fast/ slow visible. not jahu difference by, behaviour, attitude and deed at family.
at least realize right and the responsibility as what. may be all these that meant character.
@all's:
hey! hey! hey! hey! do i impressing submit self and family is best menghampir all stains between buwawawaanyak man and family:
" ohhh, , , tidakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk, , , ! ! , still there woman doesn't want to learn and admit realistic with the spirit stills to humiliate. there also family that love to look for detail error without see keluargan. lagian idup guwe still gini aja! , house pentile stills leak aja! "
^^yah sutralahhhh, , , sukur-syukur all these called jihad, demand science because accumulation from hobby reads, canvass, watch closely, dkk- angkum in the form of article (hypotes). and, called religious proselytizing, invite in kebaia.
beside that, up to mengkata: " if sincere mengomongkan" . up to also there friend doesn't accept with the conditon with mengkata: " differ person pinter with person ngerti" .
at least sure seyakin-yakin allah the almighty and most worthy of praise detect all human heart contents and sure seyakin-yakin aim all articles good in atmosphere ketrbukaan to same learn. also that cure it.
| Reaksi: |
MENTAL KERUMUNAN SELALU INGIN MENDAPATKAN PENGAKUAN SOSIAL
MENTAL KERUMUNAN SELALU INGIN MENDAPATKAN PENGAKUAN SOSIAL
Dalam usaha merahi cita-cita dunia yang sama. Bilamana MENYADARI ketimpangan-ketimpangan sosial yang terjadi. Menjadikan seseorang bertanya: "kenapa???"; "Kog bisa???".
TIDAK REALISTIS (SUBJEKTIF)
Dengan kepercayaan akan kemampuan diri yang tinggi. Bila tidak sesuai dengan yang diinginkan maka akan berusaha merasionalisasikan diri bahkan dengan alasan yang irasonal. Seolah dipihak lain -sudah- melakukan kecurangan dan itu tidak adil/benar. Seolah menginginkan nasib/ 'start' yang sama. Dan kurang menyadari bahwa semua yang terjadi adalah ujian bagi dirinya dan antara satu dan lainnya memiliki perbedaan yang tidak bisa disamakan.
AKHIRAT SAJA
Bila KESADARAN TINGGI akan kekurangan diri dan tidak/ dengan cukup kuat alasan untuk merasionalisasikannya. Maka alasan akhirat (selain duniawiyah) adalah alasan terakhir dan paling aman untuk menjawab ketimpangan-ketimpangan sosial yang terjadi. Dimana seseorang memastiakan diri untuk tidak bisa memaksakan terlibat dalam usaha merahi cita-cita dunia yang sama. Seolah -sudah- membatasi garis ideologis yang jelas (dunia-dunia, akhirat-akhirat. "Aku akhirat kamu dunia"). Seolah hanya berpasarah pada urusan duniawiah. Dan kurang menyadari bahwa persaingan duniawiyah itu benar dan wajar adanya lebih-lebih kurang menyadari kepentingan duniawiyah.
Semua alasan dilakukan secara sepihak dengan/tanpa mengadakan-Nya.
DILUAR ITU,
dalam kehidupan sosial ada manusia yang:
1. merasa di intervensi oleh lingkungan dengan keparanoidannya sehingga banyak upaya untuk mereduksinya tidak tertutup kemungkinan termasuk melakukan kecurangan-kecurangan.
2. merasa menjadi bagaian dari interveer (tukang intervensi). karena -sudah- mendapat dukungan dari yang lainnya. Sekalipun bernasib kurang baik.
Dampak intervensi itu sendiri:
apatsi/ permisif, karena besarnya intervensi yang tak terkendali. Atau, karena tidak melibatkan diri untuk menjadi interveer sebab kesibukan diri misalnya atau keengganan mengintervensi orang lain.
mungkin baiknya DIAM dan berhubungan baik tapi tidak melibatkan diri pada pembicaraan yang menyinggung. adapun hanya sebagai pelajaran.
LEADER
Besar kecilnya intervensi itu ditentukan oleh peran stake holders. Biasannya orang yang bernasib baik, kuat, mapan dan lainnya mengikuti dengan missi yang sama tentunya. Semakin kuat stake holders semakin "ngawur" bentuk intervensinya, semakin banyak pengikut yang "ngthok" sekalipun bersebrangan.
POLA DIDIK
yang patut disesalkan dari ini semua adalah penanaman pola didik keluarga tentang CARA UNTUK MENDAPATKAN PENGAKUAN SOSIAL terbawa hingga dewasa.
HUKUM ALAM
Tidak dapat dipungkiri hukum alam masih saja berlaku: "Anda kuat mereka diam!!."
dari lingkungan kembali ke lingkungan. lingkungan yang menggilaimu, lingkungan pula yang menyembuhkannya.
=====
way of thinking mob always want to get social acknowledgement
in effort merahi world aim same. when realize social lamenesses that. make somebody asks: " why? ? ? " ; " kog can? ? ? " .
not realistic (subjektif)
with belief tall self ability. when disagree with desirable so try merasionalisasi self even with reason irasonal. likely mempihak other -sudah- do deceit and that not fair/true. likely wish for destiny/ 'start same. and less realize that any that test for self and between one and has difference can not be equated.
hereafter
when is cognizance tall self deficit and not/ with enough strong reason to merasionalisasikan. so hereafter reason (besides duniawiyah) latest reason and most safe to answer social lamenesses that. where is somebody memastia self to not can force upon involved in effort merahi world aim same. likely -sudah- limit ideological line clear (worlds, hereafters. " i am your hereafter is world" ). likely only berpasarah in affair duniawiah. and less realize that rivalry duniawiyah that is true and natural existence more less realize importance duniawiyah.
all reasons is done unilaterally with/without mengadakan-.
outdoor that,
in social life there human:
1. felt at intervention by environment with keparanoidan so that many efforts to reduce it not closed possibilities belongs to do deceits.
2. felt to be bagaian from interveer (intervention artisan). because -sudah- get support from the other. even if bernasib unfavourable.
itself intervention impact:
apatsi/ permisif, because intervention magnitude uncontrollably. or, because doesn't involve self to be interveer because for example self bustle or aversion mengintervensi another person.
may be quiet the good and good correlate but doesn't involve self in discussion that touch. as to only as lesson.
leader
big the so small that intervention is determined by character stake holders. the refraction one who bernasib good, strong, mapan and another follows with missi same of course. gain strength stake holders more" talk away" the intervention form, more and more follower" ngthok" even if bersebrangan.
pattern educates
lamentable fitting from all these pattern planting educates family about manner to get social acknowledgement brought up to adult.
laws of nature
undeniable laws of nature still operative: " you are their strong is quiet! ! . "
from environment returns to environment. environment menggilai, also that cure it environment.
Dalam usaha merahi cita-cita dunia yang sama. Bilamana MENYADARI ketimpangan-ketimpangan sosial yang terjadi. Menjadikan seseorang bertanya: "kenapa???"; "Kog bisa???".
TIDAK REALISTIS (SUBJEKTIF)
Dengan kepercayaan akan kemampuan diri yang tinggi. Bila tidak sesuai dengan yang diinginkan maka akan berusaha merasionalisasikan diri bahkan dengan alasan yang irasonal. Seolah dipihak lain -sudah- melakukan kecurangan dan itu tidak adil/benar. Seolah menginginkan nasib/ 'start' yang sama. Dan kurang menyadari bahwa semua yang terjadi adalah ujian bagi dirinya dan antara satu dan lainnya memiliki perbedaan yang tidak bisa disamakan.
AKHIRAT SAJA
Bila KESADARAN TINGGI akan kekurangan diri dan tidak/ dengan cukup kuat alasan untuk merasionalisasikannya. Maka alasan akhirat (selain duniawiyah) adalah alasan terakhir dan paling aman untuk menjawab ketimpangan-ketimpangan sosial yang terjadi. Dimana seseorang memastiakan diri untuk tidak bisa memaksakan terlibat dalam usaha merahi cita-cita dunia yang sama. Seolah -sudah- membatasi garis ideologis yang jelas (dunia-dunia, akhirat-akhirat. "Aku akhirat kamu dunia"). Seolah hanya berpasarah pada urusan duniawiah. Dan kurang menyadari bahwa persaingan duniawiyah itu benar dan wajar adanya lebih-lebih kurang menyadari kepentingan duniawiyah.
Semua alasan dilakukan secara sepihak dengan/tanpa mengadakan-Nya.
DILUAR ITU,
dalam kehidupan sosial ada manusia yang:
1. merasa di intervensi oleh lingkungan dengan keparanoidannya sehingga banyak upaya untuk mereduksinya tidak tertutup kemungkinan termasuk melakukan kecurangan-kecurangan.
2. merasa menjadi bagaian dari interveer (tukang intervensi). karena -sudah- mendapat dukungan dari yang lainnya. Sekalipun bernasib kurang baik.
Dampak intervensi itu sendiri:
apatsi/ permisif, karena besarnya intervensi yang tak terkendali. Atau, karena tidak melibatkan diri untuk menjadi interveer sebab kesibukan diri misalnya atau keengganan mengintervensi orang lain.
mungkin baiknya DIAM dan berhubungan baik tapi tidak melibatkan diri pada pembicaraan yang menyinggung. adapun hanya sebagai pelajaran.
LEADER
Besar kecilnya intervensi itu ditentukan oleh peran stake holders. Biasannya orang yang bernasib baik, kuat, mapan dan lainnya mengikuti dengan missi yang sama tentunya. Semakin kuat stake holders semakin "ngawur" bentuk intervensinya, semakin banyak pengikut yang "ngthok" sekalipun bersebrangan.
POLA DIDIK
yang patut disesalkan dari ini semua adalah penanaman pola didik keluarga tentang CARA UNTUK MENDAPATKAN PENGAKUAN SOSIAL terbawa hingga dewasa.
HUKUM ALAM
Tidak dapat dipungkiri hukum alam masih saja berlaku: "Anda kuat mereka diam!!."
dari lingkungan kembali ke lingkungan. lingkungan yang menggilaimu, lingkungan pula yang menyembuhkannya.
=====
way of thinking mob always want to get social acknowledgement
in effort merahi world aim same. when realize social lamenesses that. make somebody asks: " why? ? ? " ; " kog can? ? ? " .
not realistic (subjektif)
with belief tall self ability. when disagree with desirable so try merasionalisasi self even with reason irasonal. likely mempihak other -sudah- do deceit and that not fair/true. likely wish for destiny/ 'start same. and less realize that any that test for self and between one and has difference can not be equated.
hereafter
when is cognizance tall self deficit and not/ with enough strong reason to merasionalisasikan. so hereafter reason (besides duniawiyah) latest reason and most safe to answer social lamenesses that. where is somebody memastia self to not can force upon involved in effort merahi world aim same. likely -sudah- limit ideological line clear (worlds, hereafters. " i am your hereafter is world" ). likely only berpasarah in affair duniawiah. and less realize that rivalry duniawiyah that is true and natural existence more less realize importance duniawiyah.
all reasons is done unilaterally with/without mengadakan-.
outdoor that,
in social life there human:
1. felt at intervention by environment with keparanoidan so that many efforts to reduce it not closed possibilities belongs to do deceits.
2. felt to be bagaian from interveer (intervention artisan). because -sudah- get support from the other. even if bernasib unfavourable.
itself intervention impact:
apatsi/ permisif, because intervention magnitude uncontrollably. or, because doesn't involve self to be interveer because for example self bustle or aversion mengintervensi another person.
may be quiet the good and good correlate but doesn't involve self in discussion that touch. as to only as lesson.
leader
big the so small that intervention is determined by character stake holders. the refraction one who bernasib good, strong, mapan and another follows with missi same of course. gain strength stake holders more" talk away" the intervention form, more and more follower" ngthok" even if bersebrangan.
pattern educates
lamentable fitting from all these pattern planting educates family about manner to get social acknowledgement brought up to adult.
laws of nature
undeniable laws of nature still operative: " you are their strong is quiet! ! . "
from environment returns to environment. environment menggilai, also that cure it environment.
| Reaksi: |
"Mencoba Mengerti Jika Mengambil Ujian Orang Lain"
"Mencoba Mengerti Jika Mengambil Ujian Orang Lain"
MENGALAH
Disini dia terbiasa mengalah. Mengalah semacam keadaan dimana akal tidak perlu memanjakan diri dengan perasaan dengan/ tanpa harus berkatan "iyah gak papahhhhh,,,"; Selama ini bukannya dia MENGHINDARI/ TAKUT dengan ujian atau BERHADAPAN langsung dengan ujian yang diambil dan kemudian membesarkan ego dengan caranya sendiri; dia sendiri -sudah- MENGAMBIL UJIAN orang lain tanpa berharap apapun yang bukan hak dia. Mungkin orang lain tidak mampu bahkan tak mau melakukannya (menurutku sich begetohhh,,,); Disadari/tidak terkadang orang lain yang diambil ujiannya olehnya itu menganggap memang kewajiban atas ujian, padahal tidak.
KELUH KESAH
Terkadang dia sendiri tidak bisa menahan rasa yang membuat dia ingin mengeluh. Mengeluh bagai dia adalah membagi cerita berharap meringankan beban ujian yang dia jalani sedangkan dia punya jalan pikiran sendiri karena tahu persis situasi dan kondisinya;
LALAKI & PEREMPUAN
Lelaki yang membutuhkan dukungan atas konsekuwensi jalan yang sudah dipilih setidaknya hanya butuh dukungan moral dan spiritual; Jikalau dia perempuan, dia hanya membutuhkan pilihan tepat dan jaminan atas langkah yang dia tempuh, terserah dari manapun asalnya;
MELEPAS UJIAN
Karena memang jelas ujian yang dihadapi itu bukan hak dia sebagaimana orang lain menghadapi ujiannya sendiri-sendiri tanpa perlu mengambil ujian milik orang lain; Dia bisa saja melepas ujian yang sudah dia ambil itu jika dia merasa keberatan diantara banyak ujian dia pribadi yang belum tentu terselesaikan dengan baik;
GANGGUAN
Menjadi serba salah jika mengeluh, bila diluar sana ada yang masih menilai SEBAGAIAN dari keluhan yang mereka anggap memang berat untuk dilalui, kemudian MENGGENERALISIR tanpa melihat SEBAGAIAN ujian yang tidak dikeluhkan lebih-lebih menyamakan dengan orang lain. Karena ada memang ujian yang LEBIH BERAT yang tidak bisa dikeluhkan. Dan dia menyimpannya rapat-rapat atau mungkin akan menceritakannya setelah semuannya berakhir. Menjadi serba sulit juga untuk memahami statement: "sayangi dirimu sendiri sebelum menyayangi orang lain" padahal penstatement itu tidak tahu/ tidak mengerti/ tidak merasakan bagaimana rasanya MENGAMBIL UJIAN orang lain tanpa berharap apapun yang bukan haknya diantara banyak ujian yang dihadapinya;
TIDAK TERBUKA SEPENUHNYA
Tak berharap merepotkan orang lain, terkadang ketertutupan itu tak dapat dia pungkiri mempengaruhi situasi dan kondisi dia. Disamping itu selama masih terkendali kelebihan tertentu tidak perlu ditunjukkan pada situasi yang tidak mengancam kehormatan dan penghargaan diri dia;
"Bisa jadi keadaan yang sebenarnya adalah lebih berat"
*Dukungan moral dan spiritual selalu dan terimakasih berat kepada teman-teman atau keluarga yang tanpa pamrih, tanpa hitung-hitungan amal, pahala, dkk-nya dengan sabar memelihara anak yatim piatu, memelihara janda & memelihara fakir miskin.
^^i love you all. Love bangetssss,,,.
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan dia, janganlah Engkau hukum dia jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." [2:286]
Musa berkata: "Janganlah kamu menghukum aku karena kelupaanku dan janganlah kamu membebani aku dengan sesuatu kesulitan dalam urusanku." [18:73]
Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya. [23:62]
=======
" try to understand if take another person test"
succumb
here he is accustomed succumb. succumb a kind of where is unnecessary mind must coddle self feelingly with/ without having to berkatan" iyah caw papahhhhh, , , " ; during the time rather than he is avoid/ afraid with test or face direct with test that taken and then bring up ego with its own way; herself -sudah- take another person test without hope to whatever not his right. may be another person doesn't can even not want to do it (to follow me sich begetohhh, , , ); realize/not sometimes another person that taken the test by it that consider really duty on test, while not.
complaint kesah
sometimes herself can not hold back taste that make him want to sigh. sigh as he is divide story hopes to unburden test load whom he experiences while he has idea road self because know exactly situation and the condition;
lalaki woman
man that want support on konsekuwensi road that chosen at least only want moral support and spiritual; if he is woman, he only want correct choice and guarantee on step whom he goes, up to from manapun originally;
remove test
because really clear test that faced that not his right as another person faces the test self without necessary take another person property test; he can remove test that he has taken that if he felts objection between many his tests is individual not yet sure is finished well;
disturbance
be awry if sigh, when does outdoor there there that still to evaluate sebagaian from complaint they consider really heavy to passed, then menggeneralisir without see sebagaian test not mengeluhka caused by really test heavier can not mengeluhkan. and he keep it tightfitting or may be narated it after semuan end. be completely difficult also to realize statement: " love merimu self before love another person" while penstatement that not know/ not understand/ doesn't feel to how likely take another person test without hope to whatever bot his right between many tests menghadapinya;
unopen thoroughly
not hope to fusse another person, sometimes ketertutupan that not can he deny to influence situation and his condition. beside that during still certain surplus undercontrol is showed in situation that doesn't threaten honour and his self appreciation;
" possible real situation heavier"
dukungan moral and spiritual always and thank heavy to friends or family selfless, without hitung-hitungan charity, reward, dkk- patiently take care orphan, take care widow take care poor poor.
^^i love you all. love bangetssss, , , .
allah doesn't load somebody but as according to the competence. he gets reward (from virture) mengusahakannya and he gets torture (from crime) mengerjakannya. (they pray): " yes his god, don't you are his law is if we forget or we are erroneous. yes our god, don't you are load to us heavy load as you are load to ones before we. yes our god, don't you shoulder to us what not able we shoulder it. give ma'af we; forgive us; and rahmati we. you are our rescue, so help us towards class unbeliever. " [2: 286
mozes says: " don't you punish me because my oblivion and don't you load me with a certain difficulty in my affair. " [18: 73
we are not load somebody but follow the competence, and in our side is there a book that talks truth, and they are not tortured. [23: 62]
MENGALAH
Disini dia terbiasa mengalah. Mengalah semacam keadaan dimana akal tidak perlu memanjakan diri dengan perasaan dengan/ tanpa harus berkatan "iyah gak papahhhhh,,,"; Selama ini bukannya dia MENGHINDARI/ TAKUT dengan ujian atau BERHADAPAN langsung dengan ujian yang diambil dan kemudian membesarkan ego dengan caranya sendiri; dia sendiri -sudah- MENGAMBIL UJIAN orang lain tanpa berharap apapun yang bukan hak dia. Mungkin orang lain tidak mampu bahkan tak mau melakukannya (menurutku sich begetohhh,,,); Disadari/tidak terkadang orang lain yang diambil ujiannya olehnya itu menganggap memang kewajiban atas ujian, padahal tidak.
KELUH KESAH
Terkadang dia sendiri tidak bisa menahan rasa yang membuat dia ingin mengeluh. Mengeluh bagai dia adalah membagi cerita berharap meringankan beban ujian yang dia jalani sedangkan dia punya jalan pikiran sendiri karena tahu persis situasi dan kondisinya;
LALAKI & PEREMPUAN
Lelaki yang membutuhkan dukungan atas konsekuwensi jalan yang sudah dipilih setidaknya hanya butuh dukungan moral dan spiritual; Jikalau dia perempuan, dia hanya membutuhkan pilihan tepat dan jaminan atas langkah yang dia tempuh, terserah dari manapun asalnya;
MELEPAS UJIAN
Karena memang jelas ujian yang dihadapi itu bukan hak dia sebagaimana orang lain menghadapi ujiannya sendiri-sendiri tanpa perlu mengambil ujian milik orang lain; Dia bisa saja melepas ujian yang sudah dia ambil itu jika dia merasa keberatan diantara banyak ujian dia pribadi yang belum tentu terselesaikan dengan baik;
GANGGUAN
Menjadi serba salah jika mengeluh, bila diluar sana ada yang masih menilai SEBAGAIAN dari keluhan yang mereka anggap memang berat untuk dilalui, kemudian MENGGENERALISIR tanpa melihat SEBAGAIAN ujian yang tidak dikeluhkan lebih-lebih menyamakan dengan orang lain. Karena ada memang ujian yang LEBIH BERAT yang tidak bisa dikeluhkan. Dan dia menyimpannya rapat-rapat atau mungkin akan menceritakannya setelah semuannya berakhir. Menjadi serba sulit juga untuk memahami statement: "sayangi dirimu sendiri sebelum menyayangi orang lain" padahal penstatement itu tidak tahu/ tidak mengerti/ tidak merasakan bagaimana rasanya MENGAMBIL UJIAN orang lain tanpa berharap apapun yang bukan haknya diantara banyak ujian yang dihadapinya;
TIDAK TERBUKA SEPENUHNYA
Tak berharap merepotkan orang lain, terkadang ketertutupan itu tak dapat dia pungkiri mempengaruhi situasi dan kondisi dia. Disamping itu selama masih terkendali kelebihan tertentu tidak perlu ditunjukkan pada situasi yang tidak mengancam kehormatan dan penghargaan diri dia;
"Bisa jadi keadaan yang sebenarnya adalah lebih berat"
*Dukungan moral dan spiritual selalu dan terimakasih berat kepada teman-teman atau keluarga yang tanpa pamrih, tanpa hitung-hitungan amal, pahala, dkk-nya dengan sabar memelihara anak yatim piatu, memelihara janda & memelihara fakir miskin.
^^i love you all. Love bangetssss,,,.
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan dia, janganlah Engkau hukum dia jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." [2:286]
Musa berkata: "Janganlah kamu menghukum aku karena kelupaanku dan janganlah kamu membebani aku dengan sesuatu kesulitan dalam urusanku." [18:73]
Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya. [23:62]
=======
" try to understand if take another person test"
succumb
here he is accustomed succumb. succumb a kind of where is unnecessary mind must coddle self feelingly with/ without having to berkatan" iyah caw papahhhhh, , , " ; during the time rather than he is avoid/ afraid with test or face direct with test that taken and then bring up ego with its own way; herself -sudah- take another person test without hope to whatever not his right. may be another person doesn't can even not want to do it (to follow me sich begetohhh, , , ); realize/not sometimes another person that taken the test by it that consider really duty on test, while not.
complaint kesah
sometimes herself can not hold back taste that make him want to sigh. sigh as he is divide story hopes to unburden test load whom he experiences while he has idea road self because know exactly situation and the condition;
lalaki woman
man that want support on konsekuwensi road that chosen at least only want moral support and spiritual; if he is woman, he only want correct choice and guarantee on step whom he goes, up to from manapun originally;
remove test
because really clear test that faced that not his right as another person faces the test self without necessary take another person property test; he can remove test that he has taken that if he felts objection between many his tests is individual not yet sure is finished well;
disturbance
be awry if sigh, when does outdoor there there that still to evaluate sebagaian from complaint they consider really heavy to passed, then menggeneralisir without see sebagaian test not mengeluhka caused by really test heavier can not mengeluhkan. and he keep it tightfitting or may be narated it after semuan end. be completely difficult also to realize statement: " love merimu self before love another person" while penstatement that not know/ not understand/ doesn't feel to how likely take another person test without hope to whatever bot his right between many tests menghadapinya;
unopen thoroughly
not hope to fusse another person, sometimes ketertutupan that not can he deny to influence situation and his condition. beside that during still certain surplus undercontrol is showed in situation that doesn't threaten honour and his self appreciation;
" possible real situation heavier"
dukungan moral and spiritual always and thank heavy to friends or family selfless, without hitung-hitungan charity, reward, dkk- patiently take care orphan, take care widow take care poor poor.
^^i love you all. love bangetssss, , , .
allah doesn't load somebody but as according to the competence. he gets reward (from virture) mengusahakannya and he gets torture (from crime) mengerjakannya. (they pray): " yes his god, don't you are his law is if we forget or we are erroneous. yes our god, don't you are load to us heavy load as you are load to ones before we. yes our god, don't you shoulder to us what not able we shoulder it. give ma'af we; forgive us; and rahmati we. you are our rescue, so help us towards class unbeliever. " [2: 286
mozes says: " don't you punish me because my oblivion and don't you load me with a certain difficulty in my affair. " [18: 73
we are not load somebody but follow the competence, and in our side is there a book that talks truth, and they are not tortured. [23: 62]
| Reaksi: |
Langgan:
Entri (Atom)
